Hari Hari mu adalah Umur mu..

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

Biasanya sehabis shalat maghrib, kami biasa ngumpul di meja bundar yang ada di ruang tengah rumah kami. Acara seperti ini memang sudah disetting oleh ayah , agar kami , anak anak nya belajar bareng dalam satu meja sedangkan beliau sebagai instrukturnya. Di sana ada kakakku yang paling tua, trus kakak kedua, aku dan adikku. Sedangkan ibuku sibuk ngurusin makan malam di dapur.

Yahh.. begitulah hari hariku bersama kedua orang tuaku,  saudaraku setiap hari di rumah.

Tapi, itu beberapa tahun yang lalu. Sewaktu kami semua masih sekolah atau tepatnya masih berstatus pelajar SMA maupun SMP. Karna SMA dan SMP kami masih di dekat rumah , sehingga tidak mengharuskan kami keluar rumah atau keluar kota dan tinggal di kosan.

Namun, seiring beranjak nya umur ,  mulailah satu persatu dari kami meninggallkan rumah. Dimulai dari kakakku yang paling tua, pindah ke Jakarta , karna diterima kuliah di sana. 3 tahun kemudian disusul kakak keduaku pindah ke Bukittinggi untuk tujuan yang sama. Dan tak kalah jauhnya, aku pun juga mengikuti jejak kakak kakak ku. Aku memliih untuk menempati kota Jogjakarta. Dimana aku menuntut ilmu di sana. Bagi ku Jogjakarta adalah kota samudra ilmu , walau bagaimanapun orang berkomentar miring terhadapnya.

Maka sejak saat itu, mulailah terasa kesunyian dirumahku. Yang tinggal hanya kedua orang tuaku, nenek dan adikku yang masih SMA.

Kemudian,  kesunyian pun bertambah .. Dengan berakhirnya kehidupan ayah di dunia pada bulan Ramadhan 2009.  – rahimahulllah-





2 Comments to “Rumahku tak lagi rame seperti dulu”

  1.   you_rha | September 24th, 2011 at 4:18 pm     

    senasib lah kitaa..tapi alhamdulillah papa masih ada.

  2.   rumah dijual | March 13th, 2012 at 11:30 am     

    rumahku juga tidak rame. tapi masih tetap berdyukur. berada dalam lingkungan keluarga yang sangat saling mengasihi.

Leave a Comment