Hari Hari mu adalah Umur mu..

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

Nasehat ustadz YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS “Sibukkanlah diri dengan menuntut ilmu, jangan menyibukkan diri dengan mengurusi fitnah” “Berapa banyak kitab ulama yang belum kita baca? “Ribuan!” “Ya ikhwanfillah, fitnah menyerang agama islam tidak akan ada habisnya sampai kiamat, namun semangat menuntut ilmu kadang kandas di tengah jalan.” “Kenapa… Ummat islam bingung ada aliran islam ini dan aliran islam begitu?” “Bingung karena tidak memiliki ilmunya.” “Kenapa ummat islam merasa asing dengan agamanya sendiri?” “Merasa asing karena tidak berilmu.” “Terus islam yang benar, islam yang seperti apa?” “Kebenaran hanya bisa diraih dengan ilmu.” “Kenapa islam kok begini kok begitu, kita harus dengan apa menghadapi ini dan itu?” Dan lain sebagainya…. semua akibat kurangnya menuntut ilmu. Masih banyak ilmu yang belum kita pelajari, mari perbanyak duduk di majelis-majelis kajian, perjalanan kita masih amat panjang. Siapkan diri untuk menjadikan generasi kita, anak-anak kita, cucu-cucu kita, agar jauh lebih berilmu dalam agama dibanding kita. Dengan menguasai ilmu agama yang benar : Segala macam fitnah terhadap agama islam akan bisa dibendung, dagangan-dagangan bid’ah tidak lagi laku, dagelan-dagelan liberal menjadi sampah tak berguna, shaf semakin rapat dan musuh-musuh islam tidak akan berhasil menembusnya. “Mari saudara-saudaraku, perbanyaklah menuntut ilmu dan mengamalkan sedikit demi sedikit sampai waktu kita masuk ke liang lahat.” Sekedar nasehat untuk saya dan kawan-kawan.





Leave a Comment