Hari Hari mu adalah Umur mu..

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

MANHAJ SALAF adalah:

Suatu istilah untuk SEBUAH JALAN
YANG TERANG LAGI MUDAH, YANG
TELAH DITEMPUH OLEH PARA
SAHABAT RASULULLAH
SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM, TABI’IN DAN TABI’UT TABI’IN DI
DALAM MEMAHAMI DIENUL ISLAM
yang dibawa Rasulullah Shallallahu
‘Alaihi Wasallam. Seorang yang
mengikuti manhaj salaf ini
disebut dengan Salafi atau As Salafi, jamaknya Salafiyyun atau
As Salafiyyun.

1. Al-Imam Abdurrahman bin
‘Amr Al-Auza’i berkata:
“WAJIB BAGIMU UNTUK MENGIKUTI
JEJAK SALAF WALAUPUN ORANG-
ORANG MENOLAKMU, dan hati-
hatilah dari pemahaman/
pendapat tokoh-tokoh itu walaupun mereka mengemasnya
untukmu dengan kata-kata
(yang indah).” (Asy-Syari’ah,
karya Al-Imam Al-Ajurri, hal. 63)

2. Al-Imam Abu Hanifah An-
Nu’man bin Tsabit berkata:
“WAJIB BAGIMU UNTUK MENGIKUTI
ATSAR DAN JALAN YANG DITEMPUH
OLEH SALAF, dan hati-hatilah dari
segala yang diada-adakan dalam
agama, karena ia adalah bid’ah.” (Shaunul Manthiq,
karya As-Suyuthi, hal. 322,
dinukil dari kitab Al-Mirqat fi
Nahjis Salaf Sabilun Najah, hal.
54)

3. Al-Imam Abul Muzhaffar As-
Sam’ani berkata: “SYI’AR AHLUS SUNNAH ADALAH
MENGIKUTI MANHAJ SALAFUSH
SHALIH dan meninggalkan segala
yang diada-adakan (dalam
agama).” (Al-Intishar li Ahlil
Hadits, karya Muhammad bin Umar Bazmul hal. 88)

4. Al-Imam Qawamus Sunnah Al-
Ashbahani berkata: “BARANGSIAPA MENYELISIHI
SHAHABAT DAN TABI’IN (SALAF)
MAKA IA SESAT, walaupun banyak
ilmunya.” (Al-Hujjah fi Bayanil
Mahajjah, 2/437-438, dinukil dari
kitab Al-Intishar li Ahlil Hadits, hal. 88) 5. Al-Imam Asy-Syathibi berkata:
“SEGALA APA YANG MENYELISIHI
MANHAJ SALAF, MAKA IA ADALAH
KESESATAN.” (Al-Muwafaqat,
3/284, dinukil dari Al-Mirqat fi Nahjis Salaf Sabilun Najah, hal.
57)

6. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “TIDAK TERCELA BAGI SIAPA SAJA
YANG MENAMPAKKAN MANHAJ
SALAF, ber-intisab dan bersandar
kepadanya, bahkan yang
demikian itu disepakati wajib
diterima, KARENA MANHAJ SALAF PASTI BENAR.” (Majmu’ Fatawa,
4/149) Beliau juga berkata: “Bahkan SYI’AR AHLUL BID’AH
ADALAH MENINGGALKAN MANHAJ
SALAF.” (Majmu’ Fatawa, 4/155)

Semoga Allah senantiasa membimbing kita
untuk mengikuti manhaj salaf di
dalam memahami dienul Islam ini,
mengamalkannya dan berteguh
diri di atasnya, sehingga
bertemu dengan-Nya dalam keadaan husnul khatimah. Amin
ya Rabbal ‘Alamin. Diambil dari artikel pada Majalah
Islam AsySyariah berjudul
“Mengapa Harus Manhaj Salaf?
Pada link berikut, http://asysyariah.com/mengapa-harus-manhaj-salaf.html.





2 Comments to “NASEHAT DAN BANTAHAN KEPADA PEMBENCI MANHAJ SALAF”

  1.   cecelia | March 1st, 2012 at 7:12 am     

    afwan, apakah bedanya wahabi, daarul hadist dan salafi?

  2.   redi | March 5th, 2012 at 7:41 pm     

    apa itu Wahabi ?
    Jawaban : tafdhol pelajari di sini : http://muslim.or.id/manhaj/apa-itu-wahabi-1.html

    apa itu darul hadits ?
    Jawaban : sebuah nama pondok pesantren (ma’had). Afwan, darul hadits mana yang dimaksud ?

    Apa itu Salafi ?
    jawaban : diatas sudah dibahas, tafadhol pelajari di sini : http://muslimah.or.id/manhaj/mengenal-manhaj-salaf.html

Leave a Comment