Hari Hari mu adalah Umur mu..

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

Assalamu’alaikum warohmatullah wabarakatuh

Ustad memulai dengan pujian kepada Allah subhanahu wata’ala lalu bershalawat atas nabi Muhammad shalallahu’alaihi wassalam.

Beliau mengatakan, alhamdulillah diantara nikmat yang paling besar setelah Allah memberikan hidayah di atas Islam ialah nikmat di atas sunnah nabi shalallahu’alaihi wassalam.

Dan kita jugaa bersyukur diberikan hidayah taufik agar senantiasa menuntut ilmu syar’I karena ini merupakan jalan menuju sorga. Lalu beliau –Ust.yazid- membawakan hadits “barangsiapa yang melangkahkan kakinya meniti suatu jalan dalam rangka untuk menuntu ilmu, maka Allah mudahkan langkahnya ke sorga (HR. Muslim)”.

Maka konsekuensi seseorang yang telah berada dalam Islam ialah mereka harus menuntut ilmu syar’I, agar kita paham dengan Islam itu sendiri.

Diantara nasehat indah yang selalu beliau ulang-ulang dalam pengajiannya ialah, “orang yang paling berbahagia di muka bumi adalah orang yang menuntut ilmu syar’I, karena mereka mendengarkan ayat-ayat Allah , mereka mendengarkan hadist-hadist Nabi shalallahu’alaihi wasssalam. Merekalah orang yang paling berbahagia”. Maka alangkah nikmatnya hidup. Berbahagialah langkah. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang disebutkan dalam hadist tersebut. Amin.

Imam ibnul Jauzi yang wafat pada abad ke 7 Hijriyah mengatakan “saya sudah baca kitab sebanyak 20.000 kitab dan sekarang saya masih menuntut ilmu”.

Beliau –ustad Yazid- berpesan agar kita para penuntut ilmu minimal dalam sehari harus membaca selama 4 jam. Subhanallah. As Alullah ‘ilman an nafi’.

Dan selanjutnya tidak kalah pentingnya nasehat yang beliau sampaikan, agar kita senantiasa mengikuti manhaj salaf dan berpegang teguh dengannnya. Diantara hadist yang mendasari hal itu ialah hadist yang diriwayatkan dari Irbadh bin syariah yang menyatakan “barangsiapa yang hidup sepeninggalku maka kalian akan melihat perselisihan yang banyak. Maka berpeganglah kepada sunnahku dan sunnah para sahabatku yang lurus.”

Beliau juga mewasiatkan agar taat dan patuh kepada orang tua dan kepada guru guru kita yang telah mengajarkan kebaikan untuk kita.  Mendo’akan mereka dan menghormati mereka.

Demikian sedikit ulasan dari materi yang disampaikan oleh Ustad Al Fadhil Yazid bin Abdul Qodir Jawas –hafizhullah ta’ala- dimana kita lihat banyaknya antusias dari bapak2/ibuk2 yang hadir yang jumlahnya mencapai 1000 orang, banyaknya pertanyaan yang disampaikan. Peserta yang datang tidak hanya berasal dari kota Padang, banyak juga yang datang dari daerah-daerah lainnya seperti dari Pariaman, Lb. Basung, Pasaman, Solok, Pessel, Payakumbuh bahkan juga dari Pekanbaru Riau, Jambi, dan sekitarnya.

Kita memohon kepada Allah agar membukakan hati kaum muslimin dengan adanya dakwah yang penuh berkah ini, dakwah diatas kitab  dan sunnah dengan pemahaman salaful ummah. Dan kita juga berdo’a agar pemerintah kita, semua elemen masyarakan Sumatera Barat memberikan perhatian besar kepada dakwah yang penuh berkah ini, dakwah yang memperbaiki masyarakat, dakwah kepada Tauhid dan Sunnah.  Semoga Allah memberikan balasan yang baik kepada Bapak Gubernur dan seluruh jajarannya yang telah memberikan idzin penyelenggaraan tabligh Akbar di Masjid Raya Provinsi Sumatera Barat ini, dan Kepada Ustad Yazid bin Abdul Qodir Jawas kita ucapkan banyak terimakasih atas nasehat yang diberikan dan beliau diberikan umur panjang oleh Allah dan keberkahan umur dan ilmu dimanapun beliau berada. Amin

Panitia RadioRayFM menutup acara dan sekaligus memberikan pengumuman penting bahwa bulan depan , sekitar pertengah Mei kita akan kedatanga Ustad Zainal Abidin, dan tempatnya insya Allah diusahakan di  Masjid Raya Provinsi ini.

Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh

 





Leave a Comment