Hari Hari mu adalah Umur mu..

العلماء هم ضالتي في كل بلدة وهم بغيتي ووجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء // Orang-orang yang berilmu agama adalah orang yang kucari di setiap tempat. Mereka adalah tujuan yang selalu kucari. Dan aku menemukan keshalihan hatiku di dalam bergaul dengan mereka. (حلية الأولياء وطبقات الأصفياء , IV/85 )

Nasehat Ustad DR. Arifin Badri

Barisan Ustadz Pembela Sunnah August 26th, 2014

Nasehat ust DR.Arifin Badri di masjid STDI, Ahad 24 Agsts ’14, ba’da zhuhur.

1. Jangan ceroboh buat plesetan ISIS, semisal “istri sholehah idaman suami”. Krn apapun maksud antum dng plesetan itu, maka ketahuilah itu berpotensi disalah pahami apalagi bl yg salah paham adalah DENSUS88. Bisa runyam urusannya

2.ingat Allah telah menegaskan
ولن ترضى عنك اليهود ولا النصارى حتى تتبع ملتهم
Sungguh bodoh bila sampai saat ini kita masih menyibukkan diri mencari dan meneliti apakah berbagai kejadian yg menimpa ummat ada kaitannya dng yahudi atau nasrani? Padahal sdh dr dulu Allah memberi tahu kita, tp kita tidk mmprhatikannya, ktk ada kejadian, baru kita mencari-cari keterlibatan mereka.
Sepatutnya kita segera memulai apa dan bagaimana mewaspadai segala makar mereka
Allah juga telah befirman:
ومكروا ومكر الله
Mereka pasti menyusun makar namun banyak dr umat islam yg blm memahami dan malah sibuk mencari bukti bhw yahudi bermakar.
Ayat di atas juga bersifat mutlak, berarti yahudi dan nasrni benci dan membuat makar walaupun ummat islam terutama ahlul hak sdg tidur

3. Banyak intel dan pihak pihak yg membuat jebakan dng membuat fanspage atau blog atau situs yg tujuannya untuk mendata dan mancing, krn itu waspadalah ketika hendak mengunjungi situs atau halaman facebook atau lainnya yg tdk kita kenal, Terutama yg berbau jihad atau menceritakan ttg mujahidin atau bahkan menjual senjata tajam atau rakitan.
Salah satu teman di jakarta menceritakan bahwa nomor HP nya disadap hanya gara gara dia menghubungi penjual pedang padahal blm beli.
Untuk mengetahui apakah no kita di sadap (di indonesia) masukkan kode berikut *#61# lalu tekan oke, kalau muncul nomer telpon berarti disadap bl tdk muncul maka aman InsyaAllah.

4. Kita harus sadar bahwa sebenarnya sasaran utama berbagai makar yahudi dan nasrani adalah ahlussunnah, mrk tdk rela bl islam yg benar berkembang. Alias sejatinya sasaran utama makar mereka adalah kita, krn itu harus waspada selalu, jng ceroboh, dlm sgala hal, berinteraksi, berkomentr, bersikap atau lainnya.
Ingat pesan sahabat ali:
احبب حبيبك هونا ما عسى ان يكون بغيضك يوما ما
Pepatah berkata:
عدو عاقل خير من صديق جاهل

5 Ana sarankan jangan sekali kali mengunggah vidio ttg jihad atau kisah2 ttg jihad krn manfaatnya kecil namun hal2 seperti itu selalu dipelototi oleh intelijen.
Di indonesia:UNDANG2 intelijen tlh disahkan yg membolehkan polri untuk merekrut informan yg disusupkan ke semua kelompok. Dan informan tsb tdk ada yg tahu kecuali pejabat yg merekrutnya dan kedua orangtua yg direkrut
Sampaipun kapolri tdk mengetahui mereka. Jd waspada dan waspada

6 Ingat islam berjaya bkn krn tekhnologi dan jg bkn krn jumlah namun krn nusratullah yg diberikan kpd orang orang yg menolong agama Allah

KAROMAH MUJAHIDIN BRIGADE AL QOSSAM

Barisan Ustadz Pembela Sunnah August 11th, 2014

KAROMAH MUJAHIDIN BRIGADE AL QOSSAM

Setelah Terkubur 21 hari di terowongan, 23 mujahidin Pelestina keluar dari perut bumi dalam keadaan hidup !

Tidak ada pertolongan kecuali dari sisi Allah semata…

Diantara kisah yang dialami mujahidin Brigade Al-Qossam selama perjuangan mereka melawan penjajah yahudi, ada satu kisah yang sangat menakjubkan dialami oleh 24 mujahidin…
Ada 29 mujahidin, mereka termasuk pasukan khusus yang dimiliki oleh Brigade Al-Qossam, mereka mendapatkan tugas khusus menghadang laju pasukan penjajah yahudi yang masuk ke wilayah gaza melalui jalan darat !
Maka ke 29 mujahidin ini masuk ke terowongan bawah tanah di daerah khon yunis untuk menyerang pasukan penjajah dari belakang dan menelikungnya…
serangan demi serangan mereka lakukan sehingga menyebabkan banyak pasukan penjajah yahudi terbunuh demikian juga tank tank banyak yang berhasil mereka hancurkan !
Dari pihak mujahidin ada 5 orang yang gugur !

Akhirnya pihak penjajah yahudi mengetahui keberadaan terowongan tersebut dan mulai membombardir dan menghancurkan nya sehingga menyebabkan tertutupnya jalan masuk dan jalan keluarnya dan akhirnya ke 24 mujahidin tersebut terputus komunikasinya dengan dunia luar dan terkurung di terowongan tanpa diketahui nasibnya dan pimpinannya pun menganggap pasukannya sudah hilang di peperangan atau terkubur hidup hidup di dalamnya !

Walhasil…alhamdulillah ! mereka masih hidup dan harus bertahan dalam kondisi terkurung di terowongan tanpa bekal kecuali hanya dengan beberapa genggam kurma ! setiap harinya, per orang mendapat 1 biji kurma, setengah untuk berbuka dan setengah sisanya untuk makan sahur karena mereka semuanya dalam keadaan berpuasa !

Bagaimana dengan air minum !
Suatu keajaiban telah terjadi di tengah tengah mereka ! Mereka tidak memiliki bekal air kecuali hanya untuk beberapa hari saja..akhirnya mereka mencari kesana kemari dan mendapatkan mata air yang muncul dari tanah tanpa diduga ! Padahalair di daerah tersebut tidak mungkin didapatkan kecuali setelah menggali sedalam 90 meter dan terowongan tersebut kedalamannya hanya sekitar 25 meter ! Masih kurang 65 meter untuk bisa mendapatkan air !
Subhanallah ! karomah dari Allah untuk mujahidin !

Setelah adanya gencatan senjata selama 3 hari maka kaum muslimin di wilayah Khon Yunis yang mengetahui tentang keberadaan terowongan tersebut berusaha menggalinya dan mendapatkan 23 mujahidin dalam keadaan sehat wal afiat, dan hanya 1 orang diantara mereka yang gugur gara gara tertimpa reruntuhan !
Wa laka al-hamdu wa as-syukur ya Robb !

Kesimpulanya :
Walaupun dunia dan seluruh isinya meninggalkan kaum muslimin Palestina dan tidak mempedulikan mereka akan tetapi mereka masih memiliki Allah ! Yang tidak akan meninggalkan mereka dan akan menurunkan pertolongan-Nya untuk mereka !
Insya Allah Ta’ala !

Khawatir Nama (Calon) Istri di-Googling Ikhwan

Barisan Ustadz Pembela Sunnah June 23rd, 2014

Salah satu hal yang menyenangkan di Kota Jogja adalah engkau dapat dengan mudah menemukan majelis-majelis ilmu, khususnya jika berada dekat dengan Kampus, seperti kampus Universitas Gadjah Mada yang dikeliligi oleh belasan Masjid yang masing-masing umumnya memiliki kajian rutin. Hal inilah yang menyebabkan suatu ketika salah seorang rekan saya berujar

“Sungguh, hanya di Kota Jogja kita bisa bingung milih kajian, karena seringnya jadwal kajian bertabrakan (saking banyaknya)…”

MasyaAlloh. Sungguh benar apa yang ia katakan. Ada belasan hingga puluhan kajian rutin setiap pekannya yang diadakan di sekeliling kampus, khususnya kampus Universitas Gadjah Mada. Maka benarlah, sungguh merugi jika kita tidak berada di antara majelis-majelis itu, yang mana dikatakan dalam sebuah hadits, Makhluk Alloh yang tersucikan dari dosa – yakni malaikat – senantiasa berdoa kepada Alloh untuk mengampuni mereka yang datang ke majelis ilmu dalam rangka mencari ilmu dan ridho Alloh subhanahu wata’ala.

Kalau kita pikir, apabila kita didoakan oleh seorang ulama besar yang mulia, tentu kita akan bahagia luar biasa. Padahal seorang ulama tidaklah suci dari dosa. Maka bagaimana pula jika kita didoakan oleh malaikat yang suci dari dosa ? yang ia berada dalam kedudukan yang dekat dengan Rabb-nya ?

Kembali ke materi,

Di antara kajian rutin yang saya sering ikut bermajelis di dalamnya adalah majelis yang diisi oleh guru kami, Ustadz Aris Munandar Hafidzhohullohu ta’ala yang diadaan di Masjid Pogung Raya dan Masjid Pogung Rejo setiap hari sabtu dan ahad pukul 05:30 pagi. Sementara ini, materi atau tema yang dibahas pada kajian tersebut adalah tentang keutamaan mencari ilmu.

An-iPad-showing-the-Google-search-engine-home-page-2250500Suatu ketika dalam kajian tersebut, ketika sudah memasuik sesi pertanyaan, salah seorang peserta kajian bertanya kepada guru kami melalui secarik kertas. Pertanyannya kurang lebih semacam ini

“Ustadz, bolehkah sekiranya kita tidak mencantumkan nama calon istri pada undangan pernikahan, dengan alasan khawatir nama calon istri kita di-googling oleh ikhwan ?”

Saya yang duduk agak di tengah pagi itu tertawa kecil sesaat setelah mendengar pertanyaan tersebut, seperti halnya dengan mayoritas jamaah peserta kajian. Seisi masjid jadi terasa bergelora karena gelak tawa jama’ah ikhwan. Sebagian bahkan tampak tidak mampu menahan tawanya hingga terdengar cukup keras. Sedangkan guru kami kami, ia tampak hanya tersenyum. Sesaat kemudian guru kami lalu menjawab

“Maka dari itu jangan mencari calon istri yang suka meng-upload fotonya di facebook atau di social media, ataupun di-blog. Pada dasarnya tidaklah mengapa apabila seseorang mengetahui nama istri kita. Sebagaimana dalam sebuah hadits

“suatu ketika Rasululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam berjalan bersama seorang wanita. Di saat yang bersamaan, terdapat dua orang Anshar yang melihat Rasululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam yang sedang berjalan dengan seorang wanita tersebut. Kedua lelaki anshor tersebut lalu mempercepat langkahnya mungkin karena malu. Rasululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam lalu memanggil mereka lalu berkata “Kenapa kalian mempercepat langkah kalian? sesungguhnya ini adalah Shofiyah, istriku”.

Hadits di atas sebenarnya sering digunakan sebagai dalil larangan melakukan sesuatu yang akan menggiring seseorang untuk berburuk sangka, yakni pada hadits tersebut Rasululloh shallallahu ‘alayhi wa sallam mencoba menjelaskan bahwa perempuan yang berada di sebelahnya adalah perempuan yang halal baginya. Yakni istrinya sendiri, guna mencegah kedua orang Anshar dari berpikir yang tidak-tidak (bagian ini adalah tambahan dari saya pribadi)

 “dalam hal ini, dapat juga digunakan sebagai dalil bukti bolehnya orang lain mengetahui nama istri kita”

Sebenarnya jamaah yang hadir belum mampu tenang meredam tawa sepenuhnya hingga jawaban pertanyaan tersebut dituntaskan oleh guru kami. Sebagian diantara kami tampak bercanda sembari saling tunjuk, menebak-nebak siapakah penanya dari pertanyaan yang cukup unik pagi itu.

Sejujurnya saya bisa memahami perasaan dari si penanya. Boleh jadi ia sangat khawatir jika sekiranya nama calon istri dituliskan pada kartu undangan, maka tidak menutup kemungkinan akan ada ikhwan yang iseng untuk mencari tahu wajah dari calon istrinya itu di google, sementara ia adalah lelaki pencemburu, yang berharap wajah cantik calon istrinya yang kemungkinan besar kini telah bercadar hanya diperuntukkan baginya seorang.

Anehnya, jawaban atas pertanyaan tersebut ikut menyentil saya. Betapa tidak, di blog saya ini, masih terdapat banyak foto-foto pribadi milik saya yang menggambarkan dengan jelas siapa saya. Sebenarnya pada mulanya saya merasa tidak apa-apa, mengingat wajah saya yang pas-pasan ini, ya tidak akan mungkin menebarkan fitnah seperti halnya foto wanita yang sangat mudah menebarkan fitnah untuk laki-laki. Hingga kemudan beberapa hari setelahnya, saya menjumpai sebuah artikel yang ditulis oleh akun blog “Takmiroh Ibnu Sina FK UGM” ( http://takmirohibnusinafkugm.wordpress.com/2014/04/25/wajahmu-memang-bukan-aurat-namun-coba-renungkan-sejenak-part-1/ ) yang menjelaskan betapa sebenarnya wanita juga sangat bisa terfitnah seperti halnya kaum pria”. Saya merenung kala itu, dan mengambil sebuah keputusan yang akan segera saya lakukan, yakni sebaiknya saya segera akan menghapus beberapa file foto di blog.

Kembali pada pembahasan utama. Bisa kita ketahui di atas, bahwa ternyata lelaki – tidak hanya saya – ternyata adalah makhluk yang fitrahnya juga adalah pencemburu, sepertihalnya wanita. Maka menjadi aneh kemudian jika hari ini, banyak wanita yang gemar mengupload fotonya pada jejaring sosial, terjangkit demam selfie, dan semacamnya. Apakah ia tidak khawatir jika foto-foto yang diuploadnya disimpan oleh seseorang di sana, entah siapa, untuk keperluan yang ia tidak tahu apa.

Sebagai lelaki normal, seperti halnya laki-laki kebanyakan tentu saja melihat hal semacam itu adalah sesuatu yang sangat menarik. Tapi sungguh, ketertarikan tersebut bukan dari hati, melainkan dari syahwat, dari nafsu, yang tiadalah nafsu itu hadir cenderung melainkan kepada keburukan. Hal inilah yang kemudian membuat saya banyak meng-klik tombol “unfollow” pada akun-akun yang gemar berselfie ria. Padahal ia tak tahu fitnah apa yang tersembunyi dengan kelakuan tersebut seperti yang sebelumnya pernah saya bahas di sini (http://ahmadmuhaiminalfarisy.wordpress.com/2014/05/17/pesan-untuk-para-jilbabershijabers-jangan-mau-jadi-fantasi-seksual/)

Pencemburu ternyata adalah sifat alami manusia. Maka ada baiknya jika kita menghormati sifat pencemburu itu. Boleh jadi, foto kita saat ini yang beredar bebas di dunia maya, tengah dicemburui oleh seseorang.

Saya rasa itu.

Barakallohu fiikum

———————————–

Pojok Kamar Bercat Biru

Kocoran, Karang Asem, Catur Tunggal, Depok, Sleman

Ahad 22 Juni 2014, 16:35

Ahmad Muhaimin Alfarisy

http://ahmadmuhaiminalfarisy.wordpress.com/2014/06/22/khawatir-nama-calon-istri-di-googling-ikhwan/

Bersabarlah teman! Hanya itu yang ku minta

Barisan Ustadz Pembela Sunnah June 17th, 2014

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -Rahimahullah- mengatakan: 

(Tegarlah! Jangan berubah karena banyaknya serangan kepadamu atau karena celaan terhadap pendapatmu. Selagi kamu diatas kebenaran, sabarlah! Karena kebenaran tidak mungkin goyah. 

Kemudian setelah itu, halaulah jika kamu dalam posisi lemah. Adapun jika kamu kuat, seharusnya kamu menyerang. Karena roda kehidupan terus berputar. Tapi yang terpenting jika kamu lemah wajib bagimu tetap bersabar. 

Jangan kamu katakan: manusia semuanya menyelisihiku! Tapi tetaplah bersabar, karena Allah yang menolong agama-Nya, kitab-Nya dan rasul-Nya disetiap zaman. 

Tapi gangguan pasti ada. Lihatlah Imam Ahmad bagaimana beliau ditarik dengan keledai di pasar sambil dipukuli. Tapi beliau tetap bersabar dan tegar. Lihat pula bagaimana Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dibawa keliling pasar dengan gerobak dan diikat dipenjara tapi beliau tetap sabar.

Jangan pernah berpikir akan terbentang jalan yang dipenuhi bunga dan kembang bagi orang yang berpegang teguh dengan sunnah. Barangsiapa menginginkan demikian ia menginginkan suatu yang mustahil)

Syarah Nuniyah (3/270)

Macam-macan Nikmat

Barisan Ustadz Pembela Sunnah June 16th, 2014

Nikmat Allah itu ada tiga:

– nikmat yang didapati si hamba dan ia menyadarinya

– nikmat yang dinanti dan diharapkan kedatangannya

– dan nikmat yang didapat si hamba tapi ia tidak menyadarinya.

Apabila Allah ingin menambah nikmat-Nya kepada si hamba, Dia perkenalkan pada hamba-Nya nikmat-Nya yang pertama. Kemudian dijadikan si hamba ini mensyukurinya sehingga dengan syukur ini terikatlah nikmat tadi dan tidak pergi. Karena nikmat itu pergi dengan sebab kemaksiatan dan bertahan dengan sebab mensyukurinya.

Kemudian Allah membimbingnya untuk mengerjakan amalan yang mengundang datangnya nikmat yang kedua, yaitu nikmat yang ia nantikan kedatangannya. Dan Allah tunjuki padanya jalan-jalan yang menghalangi datangnya nikmat ini sehingga ia pun menjauhinya. Sehingga datanglah nikmat kedua ini kepadanya dengan sempurna. Kemudian Allah memperkenalkan kepadanya nikmat-nikmat yang sebelumnya tidak disadari olehnya.

Ibnul Qayyim dalam Al Fawaaid

Marhaban Ramadhan 2014

Barisan Ustadz Pembela Sunnah June 2nd, 2014

Bismillaah….

IDE2 SEDEKAH RAMADHAN…
Belilah beberapa buah sandal jepit plastik atau bakiak kayu, letakkan di sekitar masjid. Agar para jamaah dpt menggunakannya saat akan berwudhu. Dan Anda akan menikmati pahala dari setiap orang yg memakainya…

Sisihkanlah dari hasil upah jerih payahmu, sedikit untuk di sumbangkan untuk berbuka bersama anak yatim, dhuafa, para penghuni panti jompo, penjara atau saudara kita yg terabaikan..

Letakkanlah di kamarmu sebuah kotak, dimana setiap kali kamu merasa melakukan dosa, masukan uang receh 3-5rbu ke dalamnya, jika sdh genap 1 bulan, buka kotak itu dan besedekahlah dengan uang tersebut. Lakukanlah ini tiap bulannya..

Letakkan meja kecil di depan pagar rumah atau di pinggir jalan yg biasa orang berlalu lalang, letakkan diatasnya air mineral dan kue2 untuk berbuka. Beri tulisan “silahkan ambil gratis…”

Atau jika ada waktu luang, ajak anak2, adik, kakak & teman2 membagikan kurma dan air mineral di pinggir jalan raya…berikan pada penumpang angkot yg mungkin tdk sempat berbuka di rumah.

Belilah mushaf (al quran) letakkan di salah satu masjid dan bayangkan berapa pahala yg akan kamu dapat pada setiap huruf yg mereka mau membacanya.
mumpung mau bulan Puasa
Bisa dipakai Tadarus Qur’an

Jangan biarkan kamu tertidur, melainkan telah kau ampuni setiap orang yg telah berbuat buruk kepadamu (menggibahi, mengadu domba dan mendzalimimu).

kirimkan pesan ini ke semua kontakmu, siapa tahu ada orang yg mau mengamalkan ini, sehingga kamu pun akan diberi pahala karenanya.
Insya Allah…

Semoga bermanfaat
Baarokallaahu fiikum

Pentingnya teman yang shaleh

Barisan Ustadz Pembela Sunnah May 21st, 2014

Pertanyaan: Alhamdulillah saya istiqamah di atas agama Allah sejak sebulan yang lalu. Saya merasakan kekokohan ketika bersama sebagian ikhwah yang shalih. Ketika saya berpisah dengan mereka karena kesibukan dan pekerjaan saya, saya rasakan iman berkurang. Apa yang kalian nasehatkan kepada saya?

Dijawab oleh Syaikh Abul Aziz bin Baaz
Kami wasiatkan kepada Saudara untuk senantiasa bersahabat denganorang-orang akhyar (shalih). Ketika Saudara berpisah dengan mereka karena sebagian kesibukan Saudara, bertakwalah (takut dan taat) kepada Allah Subhanahu waTa’ala dan ingatlah bahwa Allah senantiasa mengawasimu. Dia lebih agung daripada mereka. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman,
{إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا}
“Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian”. [Q.S. an-Nisa: 1]
Dia Subhanahu waTa’ala juga berfiman,
{الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ}{وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ}
“Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk shalat), dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.” [Q.S. asy-Syu’ara: 218]
Dia Subhanahu waTa’ala juga berfirman,
{لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا}
“Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” [Q.S. at-Taubah: 40]

Sumber:
Majmu’ Fatawa al-‘Allamah Abdulaziz bin Baz –rahimahullah– (9/39-40)

nasehat dari akhi al-mahmub

Barisan Ustadz Pembela Sunnah May 14th, 2014

alhamdulillah masih banyak ikhwah yang memiliki ghiroh yang tinggi dalam menasehati saudaranya yang mungkin lupa, lalai atau belum sampai ilmu kepadanya, mungkin juga punya pendapat yang menyelisihinya dalam masalah-masalah khilafiyah yang mu’tabar dikalangan ulama ummah dengan cara lemah-lembut dan mendahulukan adab islamy daripada memvonis hitam putih tanpa rohmah, baarakalallahu fikum wa fi ilmikum ya akhona al-habiib.

Brunei’s Answer To The West

Barisan Ustadz Pembela Sunnah May 10th, 2014

“In your countries you practice freedom of speech, freedom of press, freedom of religion, etc. It’s in your constitution It’s your political system, your national identity, your rights, your way of life.

In my country, we practice a Malay, Islamic, Monarchical system and we’re going to start practicing the laws of Islam, Sharia Law. Islam is in our constitution, our national identity, our rights, our way of life.

We may find loopholes in your laws and justice system and you may have found ours, but this is our country. Just like you practice your right to be gay, etc. for this world you live in now, we practice our rights to be Muslims for this world and the Hereafter.

This is an Islamic country practising Islamic law. Why don’t you worry about your kids being gunned down in schools, worry about your prisons being unable to accommodate convicts, worry about your high rate of crimes and DUIs, worry about your high suicide and abortion rate, worry about whatever it is that you should be worried about there. Many religions are against homosexuality, it’s nothing new.

The moment you hear that Islam and Muslims making a stand and trying to reaffirm their faith, you judge, you boycott, you say that it’s wrong, it’s stupid, it’s barbaric.

Again, go back to those worries that you should focus on I’ve mentioned earlier. Is it not wrong to legalize deadly weapons, is it not wrong to allow unborn babies to be killed, is it not wrong to allow a lifestyle that results in AIDS and discontinuation of the next generation?

Why do you care so much what’s happening here in an Islamic nation when you didn’t even bat an eyelid about the Syrians, Bosnians, Rohingyas, Palestinians, etc.

Thousands are being killed there and you don’t care, not one is killed here under this Sharia Law, and you make a big fuss, even when the citizens here who are directly affected by it, accepts it with peace.

Punishments may be harsher but it does not mean it’s easier to be carried out. There are processes to go through before an actual conviction. We are fine with it, we are happy.”

 

Kenapa harus di Iran ?

Barisan Ustadz Pembela Sunnah January 31st, 2014

UMMAT HARUS TAHU!! INILAH JAWABANYA!!
KENAPA AGAMA SYI’AH BERPUSAT DI IRAN & KENAPA IRAN SANGAT BENCI DENGAN BANGSA ARAB???
——————————————————————————————-
Ayyuhal-Ikhwah,Seperti yang kita ketahui,Iran adalah salah satu negara Syi’ah terbesar di dunia. Iran terkenal dengan sejarahnya yaitu ‘Revolusi Islam Iran’ yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini,seorang pendeta besar Agama Syi’ah Rafidhah.

Namun,pernahkah kita bertanya,“MENGAPA AGAMA SYI’AH BERPUSAT DI NEGARA IRAN DAN TIDAK DI NEGARA LAIN? dan MENGAPA IRAN SANGAT BENCI DENGAN ISLAM DAN BANGSA ARAB?”

Untuk menjawab pertanyaan ini,maka alangkah baiknya kita kembali kebelakang,mengkaji realita dan sejarah masa lalu.

Iran merupakan negara yang dahulunya dikenali dengan nama Parsi/Persia. Persia merupakan sebuah kerajaan yang besar di mana majoriti penduduknya menganut agama Majusi (penyembah api,atau lebih dikenal sebagai Zoroaster). Kehidupan mereka mewah dengan harta benda,kerana sememangnya kota-kota di Persia itu indah dan subur,serta peradabannya cukup maju pada masa itu.

Pada abad ke-7 Masihi,ketika cahaya Islam baru saja menjadi satu kekuasaan besar dalam percaturan kekuasaan di dunia,Islam tampil sebagai ‘rising star’ and super power di bawah pimpinan Amirul-Mukminin Sayyidina Umar Bin Al-Khattab Karramallahu Wajhah. Ketika itu,Bangsa Arab (Ummat Islam) di bawah Pimpinan Sayyidina ‘Umar Bin Khattab Radhiyallahu’anhu mengembangkan wilayah Islam sehingga ke Persia,ketika itu bernama Sassania.

Pertempuran tentara Islam melawan tentara Persia yang dikenal dengan nama peperangan Qadisiyah,diantara Pasukan Sahabat Nabi yang ulia Sa’ad bin Abi Waqqash melawan panglima Parsi,Rustum. Persia akhirnya kalah. Peperangan demi peperangan melemahkan Imperium Persia sekaligus membawa Kaisar Persia ke ambang pintu kehancuran. Akhirnya Empayar Parsi (Imperium Persia) benar-benar runtuh dalam Perang Madain pada tahun 651 Masihi.

Nah ketika itu,banyak kaum Majusi yang berpura-pura memeluk agama Islam. Niat mereka hanyalah satu : UNTUK MENGHANCURKAN ISLAM DARI DALAM. Mereka menyusun rancangan dan siasat busuk demi meruntuhkan kekuasaan kaum muslimin dengan cara menyelewengkan ajaran Islam dengan mencampur adukkan ‘aqidah Majusi dan Yahudi. Dan antara rancangan lain yang yang termasuk dalam strategi mereka untuk melemahkan Islam adalah dengan pembunuhan Umar Al-Khattab, Khalifah Islam yang telah meruntuhkan Imperium Majusi Kaisar Persia. Hal itulah yang menjadikan Syi’ah benar-benar benci kepada Umar Bin Al-Khattab. Kebencian yang terlalu tinggi itu di potretkan lagi apabila mengagungkan Fairuz Abu Lu’luah (Si Majusi pembunuh Khalifah ‘Umar) dengan gelar “Baba Syujja’uddin” yang artinya ‘Bapak Pembela Agama’

Sementara salah seorang puteri kaisar terakhir mereka, yaitu Yazdegerd III telah menjadi tawanan kaum Muslimin setelah runtunya Kaisar Persia. Puteri Kaisar itu akhirnya di nikahkan dengan Husein bin Ali bin Abi Thalib. Maka, kerana ini jugalah mereka begitu fanatik dan cenderung ‘mendewakan’ Husein bin Ali,Dari sinilah Husein memiliki keturunan dari puteri Sassania yang mereka anggap sebagai keramat.

Disini terjawablah sudah mengapa Syi’ah berpusat di Iran. Syi’ah adalah agama yang ‘Ciptakan’ oleh Majusi untuk membalas dendam atas kekalahan Kaisar Persia terhadap Islam. Syi’ah adalah simbol kedengkian dan kemarahan kaum Persia Majusi kepada bangsa ‘Arab umumnya dan kaum Muslimin khususnya.

Silahkan merujuk ke http://www.nahimunkar.com/kenapa-syiah-berpusat-di-iran-2/

Allaahumma Shalli Wa Sallim ‘Ala Nabiyyina Muhammadin Wa ‘Ala Aalihi Wa Shahbihi Ajma’iin.

Indonesia Damai Tanpa Syi’ah.
#Abu Husein At-Thuwailibi.